Ulasan Ringkas Modem 4GEE Wifi Mini

Sebenarnya sudah beberapa bulan yang lalu saya berencana untuk mengganti perangkat modem harian. Alasannya sederhana, ingin kualitas koneksi yang lebih baik. Sekadar informasi, perangkat modem yang saya gunakan sebelumnya adalah USB Modem Huawei E3276. Perangkat ini memiliki fitur dual antena eksternal untuk menunjang penangkapan sinyal yang lebih baik. Hanya saja, karena ini adalah perangkat agak lama jadi hanya mendukung LTE Cat 4.

Pada beberapa pengujian, di lokasi saya tinggal LTE Cat 4 ini hanya mampu memberikan saya koneksi dengan kecepatan kurang dari 10 Mbps (rata-rata 6–7 Mbps). Bukan kah itu kecepatan yang cukup mumpuni? Sebentar, supaya tidak terkecoh, jangan lupa bahwa Mbps (Megabit/s) dan MBps (Megabyte/s) adalah dua hal yang berbeda. Tiap 8 bit, itu baru setara dengan 1 byte, dengan demikian kecepatan koenksi 10Mbps baru setara dengan 1,25 MBps. Itu kalau benar-benar maksimal 10 Mbps, kalau di bawah itu, maka kecepatan yang saya dapat tentunya kurang mumpuni untuk saya pakai kerja. Fyi, terkadang saya perlu mengunduh dan mengunggah berkas dalam ukuran besar serta kirim transfer dalam frekuensi yang sangat sering. Untuk itulah, saya berpikir untuk mulai mengganti perangkat.

Setelah melakukan beberapa pencarian dan referensi (serta mempertimbangkan budget yang ada, wkwk), saya pun memutuskan untuk membeli wifi modem 4GEE besutan Alcatel. Perangkat ini menggunakan teknologi LTE Cat 6, dua tingkat lebih baik dari perangkat saya sebelumnya.

Fitur-Fitur 4GEE

Sangkalan awal, fitur-fitur yang akan saya bahas tentunya adalah fitur-fitur umum, uraian tentang teknis detail perangkat, silakan merujuk ke situs resminya.

Setbox 4GEE

4GEE menggunakan Qualcomm MDM9240-1 sebagai chipset utamanya. Dalam hal jaringan, selain menggunakan teknologi LTE Cat 6, perangkat 4GEE ini juga memiliki dualband wireless yakni 2.4 GHz dan 5GHz 802.11a/n/ac. Perangkat ini dapat disambungkan dengan 20 perangkat (ponsel/laptop) secara bersamaan. Info tambahan, perangkat ini menggunakan nano SIM untuk konektivitasnya.

Modem dengan khas warna kuning hitam ini memiliki baterai yang dapat dipasang-lepas dengan mudah. Kapasitas baterai yang dimiliki oleh 4GEE ini adalah 2150 mAh, dari klaim yang saya temukan di beberapa situs, jumlah kapasitas sebesar ini dapat membuat 4GEE digunakan selama 8 jam penuh atau dan 200 jam waktu siaga. Catu daya memiliki port micro USB yang tentunya sangat lazim ditemukan.

Pada fisik perangkat, hanya terdapat tombol daya (on/off) dan beberapa lampu indikator antara lain; konektivitas jaringan, konektivitas wifi, sms, dan daya. Dimensi 4GEE ini kurang lebih sekitar 62.5x92x13.3mm dengan berat sekitar 85 gram.

Untuk mengoperasikan perangkat ini, tidak diperlukan pengaturan-pengaturan atau pemasangan driver khusus. Perangkat ini pun berjalan dengan maksimal di sistem operasi yang saya pakai (Debian Linux Unstable dengan desktop KDE Plasma). Pengelolaan/konfigurasi perangkat dapat dilakukan melalui antarmuka web yang telah disediakan. Hal ini tentunya sangat membantu, karena konfigurasi modem dapat dilakukan di perangkat ponsel sekalipun.

Antarmuka Web untuk Konfigurasi Modem

Beberapa informasi dan pengaturan yang dapat atur melalui antarmuka web ini antara lain;

  • Status, mencakup informasi tentang status SIM, nama jaringan, tipe jaringan (4G atau otomatis), profil jaringan, dan juga alamat IPv4.

  • Messaging, halaman untuk mengelola perpesanan (kirim/terima/hapus). Terdapat pula fitur sms forwarding yang memungkinkan Anda untuk mem-forward pesan yang masuk ke modem ke nomor HP lain.

  • Setting, mencakup pengaturan jaringan (profil dan tipe jaringan), pengaturan wifi (band 2.4/5 GHz) dan keamanan, mode wifi (802.11a, 802.11n, atau 802.11ac), AP issolation, bandwith, serta MAC dan IP Filter

  • Device, info perangkat (IMEI dkk), pengaturan keamanan (sandi login), backup dan restore serta reset perangkat, dan update.

  • User guide, halaman dokumentasi yang berisi panduan lengkap seputar 4GEE.

Pengujian Jaringan

Berikut ini adalah hasil pengujian jaringan dengan menggunakan layanan speedtest.net. Provider yang saya gunakan adalah Telkom**sel.

Hasil Pengujian dengan Speedtest.net

Pada beberapa kondisi tertentu dan tempat yang tepat (semisal saat malam hari), kecepatan yang saya peroleh bisa mencapai 30–35 Mbps. Untuk rata-rata koneksi harian berada dikisaran 23–27 Mbps. Hal ini tentunya adalah peningkatan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan perangkat yang saya gunakan sebelumnya.

Catatan Khusus

Suhu pada perangkat ini terkadang naik karena jaringan yang diterima sedang tidak stabil (biasanya ketika hujan atau pemadaman listrik). Dari informasi tim support tempat saya membeli perangkat ini, suhu wajar maksimalnya adalah sekitar 40 derajat.

Penempatan lokasi modem sangat mempengaruhi kualitas penangkapan sinyal, khususnya ketika modem digunakan di dalam ruangan. Untuk itu, pastikan melakukan beberapa pengujian di beberapa tempat dengan ketinggan yang berbeda. Dalam case saya, modem 4GEE ini saya lekatkan di tembok yang bersebelahan dengan jendela dan hasilnya cukup maksimal.

Modem yang saya gunakan saat ini, saya beli melalui Modemindo di Tokopedia yang tentunya sudah diubahsesuaikan agar dapat digunakan dengan provider selular di Indonesia. Dukungan dari tim support Modemindo di Tokopedia sangat memuaskan. Pada pembelian pertama, perangkat yang saya peroleh bermasalah karena saya set ulang ke pengaturan pabrik. Namun, hal ini segera ditindaklanjuti dan akhirnya saya pun beroleh perangkat baru pengganti yang bermasalah tersebut. Dukungan seperti ini tentunya sangatlah jarang ditemui ketika berbelanja daring, untuk itu sangat senang rasanya dapat menemukan penjual seperti Modemindo ini. Thanks Modemindo.

Sebagai catatan, modem yang diperoleh memang sangat tidak dianjurkan untuk diset ulang ke pengaturan pabrik. Hal ini memang tidak akan merusak perangkat. 4GEE akan tetap dapat berjalan dengan mode USB, hanya saja sandi masuk ke jaringan wifi dan antarmuka web akan menjadi tidak valid. Bukankah itu berarti sandi akan kembali seperti yang tertera pada backcover modem? Awalnya saya pikir demikian, hanya saja—ini murni hanya dugaan saya—karena modem yang saya terima ini sudah dimodif firmware di dalamnya, maka sandi yang tertera tidak lagi sesuai hanya yang memasang firmware yang mengetahui.

Kesimpulan

Modem 4GEE ini secara umum sangat memuaskan. Termasuk modem dengan LTE Cat 6 yang cukup terjangkau di kelasnya. Untuk diketahui, 4GEE varian EE70 ini memiliki banyak varian, pastikan untuk membaca tiap deskripsi yang disediakan penjual sebelum Anda memutuskan untuk membelinya. Untuk Anda pengguna Linux, saya rasa modem ini bisa dimasukkan ke dalam daftar pilihan Anda.

(R/A)

Komentar