DM Instagram Via Linux Desktop

DM Instagram Via Linux Desktop

Bermula dari kemalasan

Setelah sekian lama, akhirnya saya punya dorongan untuk bikin pos baru juga. Maaf jarang update, pura-puranya sih lagi sibuk ngerjain sesuatu. Baiklah, selamat datang kembali di Mozelup! Silakan duduk dan selamat membaca.

Postingan ini sebenarnya berangkat dari kemalasan saya berkomunikasi panjang melalui ponsel, khususnya yang urusannya dengan ketik-mengetik. Yes, untuk urusan ketik-mengetik saya lebih senang melakukannya di laptop dibandingkan di ponsel. Sepele, karena biasanya saya sering mengalami silap jempol alias typo saat mengetik di ponsel. Hal inilah yang kemudian membuat saya lebih senang berbalas pesan menggunakan aplikasi perpesanan yang terpasang di laptop. Tetap buka hp sih untuk membelas beberapa pesan penting (misal dari orang tua atau atasan n,n’), tapi biasanya nggak seintens kalau di laptop.

Beberapa aplikasi perpesanan utama saya, Telegram, jelas sudah mendukung penuh keinginan saya ini. Perpesanan WhatsApp, hmm agak rempong karena untuk menggunakannya, ponsel mesti ikutan nyala. Hal inilah yang kadang bikin saya males dan lambat merespons pesan-pesan di WhatsApp. LINE? Aplikasi apa itu? Udah nggak pakai :p.

Selain aplikasi-aplikasi di atas, ada juga aplikasi hiburan lain yang sebenarnya juga cukup sering saya jadikan media komunikasi. Bahkan, hampir semua kenalan lama saya bertukar kabar via aplikasi wajib untuk generasi milenial ini. Yeps, apalagi kalau bukan Direct Message- alias DM-nya Instagram. Satu hal yang saya suka dari fitur perpesanan satu ini adalah kerena untuk menghubungi seseorang kita tak memerlukan nomor hp orang tersebut. Sayangnya, fitur DM ini hanya bisa dilakukan di ponsel karena Instagram versi web tak menyediakan fitur tersebut. Tapiiiiiiii, haha karena sekali lagi saya malas untuk nge-chat panjang-panjang di ponsel akhirnya timbullah rasa pensaran untuk mencari cara bagaimana melakukan percapakan (DM) via desktop, dan ternyata, BISA SODARA-SODARA!

Sebelum Lanjut

Ah, iya sebelum saya lanjut dan mumpung saya ingat, sebenarnya selain DM via desktop, kita juga bisa mengunggah gambar/video ke Instagram via desktop. Untuk kasus satu ini sangatlah mudah caranya, bahkan cukup modal peramban web semisal Firefox atau Google Chrome saja. Singkatnya, silakan buka laman Instagram, kemudian aktifkan responsive mode di masing-masing peramban caranya;

  • untuk pengguna Firefox, cukup tekan ctrl+shift+m lalu pada bagian atas silakan pilih jenis ponselnya
  • untuk pengguna Chrome, tekan ctrl+shift+i, lalu klik toogle device toolbar yang letaknya ada di sisi kanan atas.

Saya sengaja tidak ingin memberikan detailnya via tulisan ini, sebagai gantinya, teman-teman dapat merujuk pada postingan Om Sucipto yang membahas ini via tautan berikut.

Bagaimana caranya?

Ok, kembali ke pembahasan utama, bagaimana cara ber-DM-an ria via desktop?

Dalam sebuah pencarian, saya menemukan perkakas bersumber tebuka bernama IGdm. Perkakas ini dapat diunduh dan dipasang di semua sistem operasi, Linux, MacOS, bahkan Windows. Silakan tengok dulu dulu situsnya di sini. Nah, untuk versi Linux, IGdm telah menyediakan berkas AppImage yang siap pakai. Nah, dengan adanya berkas AppImage, ini artinya, apapun distro yang teman-teman pakai maka tidak jadi soal. Saya telah mencobanya di Debian SID dan mulus :D. Ah, iya untuk siapa saja yang kepo soal kode sumbernya, silakan mampir ke repositori IGdm di Github

Penggunaan perkakas ini sangatlah mudah, pada beberapa distro cukup klik kanan dan jalankan, namun beberapa distro lain mungkin perlu mengubah izin berkas AppImage-nya menjadi eksekutabel. Caranya, silakan cari :p. Dari penggunaan awal, aplikasi ini sudah lebih dari cukup untuk berkirim-balas pesan Instagram. Hampir semua fiturnya sama persis dengan DM Instagram versi ponsel lengkap dengan emoji-emojinya yang cukup banyak, hanya minus tidak bisa hapus pesan saja.

Di sisi lain, aplikasi ini memberikan sentuhan khusus berupa fitur quote pesan, anggap aja semacam reply kalau di Telegram. Meskipun masih dengan bentuk yang sederhana, tapi lumayanlah. Selain itu, melalui perkakas ini kita juga dapat memantau teman-teman yang kita follow tapi tidak mengikuti balik alias nggak follback, yah barangkali ini fitur buat filtering sih, karena dari situ juga kita bisa langsung unfollow akun tersebut. Tertarik untuk mencobanya? Sebagai bonus, di bagian akhir akan saya tampilkan beberapa tangkapan layar terkait IGdm ini. Chaow!

Tangkapan layar


Halaman WEB IGdm
Laman Web IGdm


IGdm 1
IGdm Saat pertama kali dijalankan


Gdm 2
IGdm meminta kode keamanan yang dikirim ke surel terdaftar


IGdm 3
Surel berisi kode keamanan


IGdm 4
Tampilan utama IGdm

Komentar

Your browser is out-of-date!

Update your browser to view this website correctly. Update my browser now

×